Tak pernah ada yang tau apa yang akan terjadi dalam hidup kita, semua adalah rahasia Allah SWT. Ketikan kita saat ini merasa bahagia, belum tentu besok kita juga akan bahagia. Namun, tak ada yang mustahil ketika kita mau berusaha, karena itu sudah janji Nya.
Tak pernah terfikirkan olehku, bahwa aku bisa sedekat ini denganmu. Sosok yang dulu ku kenal karena popularitasnya, sosok yang tak pernah ku bayangkan bisa seperti ini. Ah, betapa malunya aku waktu itu ketika pertama bertemu. Cuma diam, sambil mengingat-ingat siapa dia. Dan setelah berapa lama akhirnya aku tersadar....
Ketika waktu terus berlalu, dan tak ada temu lagi diantara kita. Tiba2 takdir datang kembali membuat kita bertemu dalam keadaan yang berbeda, dan waktu itupun belum terfikir olehku bahwa akan seperti ini jadinya. Hanya lewat obrolan ringan yang dimulai malam itu, membuat semuanya berubah. Dari kata "bu" jadi "dek", dari kata "saya" jadi "aku", dari kata "njenengan" jadi "kamu" , sampai akhirnya dari "ingin bertemu" menjadi "kangen kamu". Kaget, bercampur malu tapi ini adalah awal perjalanan dari "aku dan kamu" menjadi "kita".
"Kita" ada sebenanya ketika aku sedang terpuruk dengan segala kondisi kehidupanku, kedatanganmu membuatku tersadar bahwa aku tak sendiri ada kamu yang selalu siap di sampingku sekarang. Dengan cinta dan kasih sayangmu akhirnya pintu ini kembali terbuka lebar, menyediakan ruangan yang besar untukmu.
Dengan yakin kita bersama-sama melewati semuanya, meskipun ini semua tak ada yang mudah. Ketika aku selalu meneteskan air mata ketika itu kamu selalu menguatkanku, "jangan menangis ya dek, kamu adalah alanku untuk bertahan", kata2 itu selalu menguatkanku. Dan ketika kamu minta aku untuk berjanji jangan pernah meninggalkanmu, meskipun aku hanya diam sebenarnya aku berjanji dalam hatiku "iya, aku janji tidak akan pernah meninggalkanmu". Tapi.......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar