Mungkin ini cara Tuhan menegurku
Agar aku lebih banyak mendekat padaNya
Agar aku lebih banyak memohon padaNya
ya, aku bersalah
karna telah membuatNya cemburu
Tapi aku tau ketika aku mendekat padaNya
Dia akan mengabulkan semuanya
Tuhan maafkan hambaMu ini,
karena telah mengagungkan sebuah hati
lebih besar dari keagunganMu
Tuhan maafkan hambaMu ini,
karena telah mengagumi sebuah hati
lebih besar dari mengagumiMu
Tuhan maafkan hambaMu ini,
karena telah mempercayai sebuah hati
lebih besar dari mempercayai sabdaMu
Tapi Tuhan,
Hamba tau
Engkau yang telah menganugrahkan semua ini
Agar hamba mendekat padaMu
Tuhan hamba tau
Engkau sangat menyayangi hamba
Engkau Yang Maha Mengetahui
isi hati dan yang terbaik bagi Hamba
Tuhan jika ini adalah ketetapanMu, takdirMu
kupasrahkan semuanya.
Karena hamba yakin dan percaya
akan sabdaMu yang sungguh luar biasa
Rabu, 24 Agustus 2016
Selasa, 23 Agustus 2016
Chance
Menjalani dengan hati dan dengan berhati-hati.
Ah kata-kata apa itu
Ribuan malaikat pasti tertawa mendengarnya
Tak ada yang pernah mengerti isi hati,
Hatiku Hatimu
semuanya masih semu
Dengan tiga pilihan jawaban yang masih tertutup kabut
Kabut jalan dan kenangan masing-masing
Tuhan masih belum memutuskan
Apakah ini hanya kekonyolan kita
Atau memang skenarioNya
Banyak semut dan lebah yang memenuhi
Namun setiap kekonyolan ini
hanya satu yang membuatnya
Kadang ketika layang darimu tak ku terima
ada rasa rindu yang merenda di palung ini
Entah itu apa
karna melihatnya saja kita masih tak bisa
apalagi menyusurinya
Apakah rasamu sama
Entah
Seperti kertas yang terbang dengan sangat ringan
hanya bisa tertawa
dengan kejahatan yang kita bawa
Semoga jika ini keliru Tuhan tak bosan mengingatkan
Kecuali jika kehendak Tuhan sudah disabdakan.
setidaknya terimakasih,
tak bermaksud untuk menghitamkan asa siapapun.
Ah kata-kata apa itu
Ribuan malaikat pasti tertawa mendengarnya
Tak ada yang pernah mengerti isi hati,
Hatiku Hatimu
semuanya masih semu
Dengan tiga pilihan jawaban yang masih tertutup kabut
Kabut jalan dan kenangan masing-masing
Tuhan masih belum memutuskan
Apakah ini hanya kekonyolan kita
Atau memang skenarioNya
Banyak semut dan lebah yang memenuhi
Namun setiap kekonyolan ini
hanya satu yang membuatnya
Kadang ketika layang darimu tak ku terima
ada rasa rindu yang merenda di palung ini
Entah itu apa
karna melihatnya saja kita masih tak bisa
apalagi menyusurinya
Apakah rasamu sama
Entah
Seperti kertas yang terbang dengan sangat ringan
hanya bisa tertawa
dengan kejahatan yang kita bawa
Semoga jika ini keliru Tuhan tak bosan mengingatkan
Kecuali jika kehendak Tuhan sudah disabdakan.
setidaknya terimakasih,
tak bermaksud untuk menghitamkan asa siapapun.
Langganan:
Komentar (Atom)