Menjalani dengan hati dan dengan berhati-hati.
Ah kata-kata apa itu
Ribuan malaikat pasti tertawa mendengarnya
Tak ada yang pernah mengerti isi hati,
Hatiku Hatimu
semuanya masih semu
Dengan tiga pilihan jawaban yang masih tertutup kabut
Kabut jalan dan kenangan masing-masing
Tuhan masih belum memutuskan
Apakah ini hanya kekonyolan kita
Atau memang skenarioNya
Banyak semut dan lebah yang memenuhi
Namun setiap kekonyolan ini
hanya satu yang membuatnya
Kadang ketika layang darimu tak ku terima
ada rasa rindu yang merenda di palung ini
Entah itu apa
karna melihatnya saja kita masih tak bisa
apalagi menyusurinya
Apakah rasamu sama
Entah
Seperti kertas yang terbang dengan sangat ringan
hanya bisa tertawa
dengan kejahatan yang kita bawa
Semoga jika ini keliru Tuhan tak bosan mengingatkan
Kecuali jika kehendak Tuhan sudah disabdakan.
setidaknya terimakasih,
tak bermaksud untuk menghitamkan asa siapapun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar