Tak pernah terbayangkan dalam hidup saya bahwa saya akan menjadi seorang guru. Guru... ya kata yang sangat menggelikan dulu ditelinga saya. Dalam pikiran saya dulu, bahwa seorang apoteker akan menjadi guru. Dalam pemikiran saya dulu, seorang apoteker pasti nanti akan kerja di klinik, RS atau apotek. Tapi sekarang saya merasakan bahwa apoteker juga bagian dr sistem pendidikan, ya sebagai seorang guru.
Dulu saya kira, saya hanya akan menyampaikan ilmu yang pernah saya dapatkan di bangku kuliah dulu ke anak didik saya. Namun tidak seperti itu kenyataanya, banyak yang saya pelajari disini. Karena ternyata tidak hanya ilmu akademik saja yang mereka butuhkan, tp juga motivsi dari kami sebagai tenaga pengajar sangat mereka butuhkan.
Dulu saya juga tidak terlalu ambil peduli dengan apa yang terjadi pada mereka, tp dengan berkembangnya waktu saya mulai belajar bahwa mereka butuh untuk diperhatikan.
Banyak yang saya dapatkan disini, saya belajar segala ilmu disini yang tidak saya dapatkan di bangku kuliah dulu. Belajar untuk salig memahami, belajar untuk berbuat adil, belajar untuk mengakui kesalahan, belajar untuk menghargai orang lain.
Sekarang saya mulai merasakan bahwa tanpa mereka (anak2) saya tidak mungkin bertahan disini. Saya mulai sadar betapa berharganya mereka, para generasi penerus negeri ini. Dari merekalah saya belajar segalanya. Terimakasih ya nak, karena telah menyadarkan ibumu ini betapa sayang ibu ke kalian :).
ciiiiiuuuuuuuss ???? cama2 bu guyyu :)
BalasHapus